| Main Menu | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
| Program Pendidikan | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
| Kalender Pendidikan | ||||
|---|---|---|---|---|
|
Berita Terbaru
| Kalender | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| What time is it? |
|---|
|
|
| Anda Pengunjung ke | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Polling |
|---|
| Yang lagi Online |
|---|
| Saat ini ada 5 tamu online |
| Selamat Datang |
|
|
|
| Ditulis Oleh Web Master | |
| Saturday, 12 June 2004 | |
|
Video Profil SEKOLAH AL FALAH
Selamat Datang di Situs Sekolah Al-aFalah Di Indonesia, kami belum mempunyai cabang, akan tetapi kami sudah menjalin kerjasama dengan beberapa sekolah di daerah, seperti di Aceh, Medan dll. Pada tahun 1996 sekolah al falah didirikan untuk dapat turut berpartisipasi dalam meningkatkan kebutuhan sumber daya manusia di dunia khususnya Indonesia. Sistem pendidikan dengan berdasarkan tingkat perkembangan anak sesuai dengan usia dan kurikulum Departemen pendidikan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sampai saat ini kami sudah mencapai tingkat SMU yang tertinggi dan yang terendah adalah kelas babyhouse. Untuk SD dan SMP al falah sudah di akreditasi oleh pemerintah dan insya allah smu segera menyusul untuk di akreditasi. Semoga anak-anak Indonesia dapat lebih berhasil dalam memimpin dan membangun NKRI.
Di Sekolah Al-Falah, kita berdoa, hidup, belajar, bekerja dan bermain bersama. Anak dikenalkan membuat rencana, melaksanakannya dan menbuat dokumentasi dari apa yang telah mereka pelajari. Setiap anak dikenalkan dengan metode belajar: membaca, pengalaman langsung, partisipasi aktif, mengamati, menulis dan menyelesaikan masalah, membandingkan, mendengar, menemukan, mengevaluasi, dan berpikir secara kritis.
Anak diharapkan belajar dari kurikulum nasional begitu juga dengan ketertarikan dan potensi yang dia miliki. Guru diharapkan untuk mengevaluasi dan menilai setiap murid dalam garis kurikulum untuk menentukan kegiatan belajar yang sesuai dengan perkembangan berdasarkan tahapan psikomotorik, sosial, emosi, kognisi, bahasa dan spiritual setiap anak. Perhatian khusus diberikan pada masa transisi dalam kehidupan---baru lahir, awal belajar, sekolah formal, ketrampilan hidup, bekerja dan pendidikan selanjutnya---juga transisi setiap harinya sehingga waktu itu digunakan secara bijaksana.
Guru memutuskan dengan tim tentang tema, kunjungan belajar, narasumber, dan kesempatan-kesempatan belajar khusus yang akan diberikan. Anak dengan perkembangan yang terlambat atau anak dengan kebutuhan khusus dimasukkan dalam kelompok usia yang sesuai dengan usia perkembangannya dengan rencana pembelajaran dan penyesuaian yang individual. Kesehatan, gizi, kebersihan, imunisasi dan perawatan gigi dari setiap anak dimonitor dan pelayanan khusus untuk setiap anak. Keluarga diharapkan untuk berpartisipasi untuk belajar tentang perkembangan anak mereka dan melibatkankan anak mereka sesuai dengan waktu keluarga.
Pendidikan Sesuai Tahap Perkembangan
Perkembangan masa anak-anak merujuk pada proses dimana anak tumbuh, berkembang dan belajar secara fisik, mental, emoti, spiritual, moral dan sosial.
Pendidikan Tahap Perkembangan adalah pendidikan yang menyeluruh, integrasi sistem dari kebijaksanaan dan latihan-latihan yang sesuai dengan tahap perkembangan untuk setiap anak, dan secara aktif melibatkan keluarga dalam mengembangkan potensi spiritual, fisik, sosial, emosi dan kognisi pada setiap anak secara cermat.
Latihan yang sesuai dengan tahap perkembangan itu adalah suatu proses dimana para ahli membuat keputusan tentang kesehatan dan pendidikan anak yang berdasarkan sedikitnya 3 jenis informasi penting atau pengetahuan :
Nilai-nilai dari Pendidikan sesuai Tahap Perkembangan
Menghargai masa kanan-kanak sebagai tahapan yang unik dan masa yang berharga dari siklus kehidupan manusia serta menghargai kualitas dari kehidupan anak saat ini, bukan sekedar persiapan untuk masa depan.
Dasar kerja kita dengan anak adalah pengetahuan kita tentang perkembangan anak dan pembelajaran.
Menghargai dan mendukung ikatan kedekatan antara anak, orangtua dan keluarga.
Tahu bahwa anak dipahami paling baik dalam konteks keluarga, budaya dan masyarakat.
Menghormati kebebasan, nilai dan keunikan dari setiap individu anak, anggota keluarga dan teman sejawat. <!--[if !vml]--><!--[endif]-->Menbantu anak dan orang dewasa untuk mencapai potensi mereka secara optimal dalam konteks hubungannya yang didasari pada rasa percaya, hormat dan berpikir positif (Feeney & Kipnis, 1992, p.3)
Prinsip-prinsip dalam Pendidikan sesuai Tahap Perkembangan
Aspek-aspek perkembangan anak--- fisik, sosial, emosi, dan kognisi---itu saling berhubungan. Perkembangan dalam satu aspek mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perkembangan aspek yang lain.
Perkembangan muncul dalam suatu rangkaian yang relatif urut; dimana kemampuan, ketrampilan dan pengetahuan selanjutnya dibangun dari pengetahuan yang sudah didapat.
Perkembangan berjalan dalam kecepatan yang bervariasi dari satu anak dengan anak yang lain dan juga tidak sama pada setiap fungsi anak dalam area perkembangan yang berbeda.
Pengalaman awal mempunyai dampak baik kumulatif ataupun keterlambatan pada perkembangan anak. Ada periode yang optimal untuk tipe perkembangan dan pembelajaran tertentu.
Perkembangan berjalan dalam arahan yang dapat diperkirakan menuju kepada kerumitan, organisasi dan internalisasi yang lebih besar.
Perkembangan dan pembelajaran muncul dalam dan dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya yang jamak.
Anak adalah pelajar aktif, menggambarkan pengalaman langsung fisik ,sosial dan juga pengetahuan yang dibawa budaya untuk membangun pemahaman mereka sendiri tentang dunia sekitar mereka.
Perkembangan dan pembelajaran adalah hasil dari interaksi maturasi biologis dan lingkungan, termasuk fisik dan dunia sosial dimana anak itu hidup.
Bermain adalah alat penting untuk perkembangan sosial, emosi, dan kognisi, dan juga sebagai refleksi dari perkembangan mereka.
Perkembangan berkembang lebih jauh bila anak mempunyai kesempatan untuk mengulang-ulang ketrampilan yang baru didapat diatas tingkat perkembangan yang telah mereka kuasai saat ini.
Anak memdemontrasikan cara untuk mengetahui dan belajar yang berbeda dan merepresentasikan apa yang mereka ketahui dengan cara yang berbeda pula.
Anak berkembang dan belajar paling baik dalam konteks masyarakat dimana mereka mendapat rasa aman dan dihargai, serta kebutuhan fifik mereka terpenuhi, dan mereka secara psikologis merasa aman. (NAECY, 1997,pp. 9-15)
|
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 08 August 2010 ) |
powered by tworachman.net












